30 Oktober, 2012

Dosen Versi 2.0

Mengambil istilah yang dimunculkan oleh pakar informatika Romi Satria Wahono untuk mendefinisikan profil dosen saat ini dan masa depan adalah dosen 2.0. Istilah tersebut mengacu pada bidang komputer terutama software dimana tiap mengeluarkan versi terbarunya selalu dengan versi tertentu biasanya dalam bentuk angka. Analogi tersebut dipakai untuk menunjukkan perkembangan literasi dosen saat ini yang berbeda dengan dosen-dosen generasi terdahulu dalam versi 1.0.
Dosen versi 1.0 menganggap mahasiswa sebagai obyek yang diberi ilmu pengetahuan, ibaratnya sebuah ember yang diisi air pengetahuan oleh dosen. sedangkan untuk dosen versi 2.0 menempatkan mahasiswa sebagai partner dalam mengembangkan ilmu pengetahuan. Tidak hanya menimba ilmu, namun secara bersamaan juga mengembangkan ilmu. Disinilah dituntut peran aktif dosen dalam mengemban tugas yang saat ini saya kira lebih berat. Dosen harus banyak belajar dan terus belajar agar jangan sampai kalah cepat dengan mahasiswa. Karena saat ini pengetahuan telah bisa didapatkan dengan sangat mudah dan cepat dengan bantuan internet tentunya.
Kembali ke bahasan utama, dosen versi 2.0 salah satu cirinya adalah dengan mengimplementasikan e-learning sebagai media untuk menyampaikan materi dan pengetahuan kepada mahasiswa. Lalu pertanyaannya, Kenapa harus e-learning? kan dengan model pembelajaran saat ini saja mahasiswa telah dapat menerima materi dan mengembangkan apa yang telah didapatkannya. eits.... jangan salah, mahasiswa kini telah jauh berbeda dengan mahasiswa terdahulu, mahasiswa kini begitu masuk kampus yang dibawanya adalah gadget, smartphone, ipad, laptop, dan barang-barang berteknologi tinggi lainnya yang sedang trend. Berbeda dengan mahasiswa jaman dulu yang datang ke kampus dengan membawa loose leaf, dan ballpen.
Gaya belajar mereka sudah teknologi minded, sehingga sebisa mungkin sebagai dosen juga harus menyesuaikan dengan gaya kehidupan mereka. 
Salah satu gaya berbasis "e" adalah dengan mengemas kuliah dalam bentuk online melalui portal e-learning. dengan ini mahasiswa diharapkan akan bisa lebih antusias dalam mengikuti kuliah karena kegiatan kuliah dilakukan tidak jauh dari kebiasaan keseharian mereka yang dekat dengan teknologi dan gadget masa kini. Saya pribadi memperhatikan dikampus untuk mahasiswa yang baru masuk semester awal, mereka rajin banget nyambangi kantor Puskom, lalu apa yang mereka lakukan? ternyata eh ternyata, pada main fesbuk, twiter, googling kesana kemari hingga tersesat di belantara internet.
Nah jika kita dapat memanfaatkan apa yang menjadi kesenangan mereka untuk mendukung pembelajaran, maka saya yakin hasilnya akan menjadi lebih optimal. Kita giring mereka untuk memanfaatkan fasilitas elearning untuk mendukung proses pembelajaran. Tugas dikumpulkan melalui assignment, kuis dilakukan secara online, kerja kelompok dilakukan secara online, diskusi kelas dilakukans ecara online, dan berbagai kegiatan pembelajaran lainnya yang bisa dilakukan secara online, jika kita melakukannya, saya yakin mahasiswa akan antusias untuk mengikuti kuliah berbasis online melalui portal elearning.
semoga...

29 Oktober, 2012

Bacalah Sesuai Interest

Lama juga tidak menulis di blog, sampe jari ini agak kaku buat mulai nulis lagi. okelah tulisan aku kali ini tentang apa yang mestinya kita baca di internet. kebanyaken yang dibaca dan ngelantur kemana-mana karena memang internet menjadi sumber berita dan informasi yang jumlahnya begitu massiv. sehingga kita bisa tenggelam dalam banjir berita dan informasi di internet jika tidak menyikapinya dengan bijak.
untuk lebih meningkatkan kompetensi profesi kita masing-masing, maka carilah informasi yang sesuai dengan interest kita tersebut. kadang-kadang kita terbuai dengan berita-berita atau informasi yang mungkin sedang hangat-hangatnya saat ini, misalnya Jokowi, Korlantas dan sebagainya. sehingga kita jadi kurang membaca berita-berita yang memang menjadi bidang kajian atau profesi kita. makanya jangan terlena dengan banjir informasi di internet.
belum lagi ketika sampai di rumah sudah menunggu chanel-chanel berita favorit dan langganan koran atau majalah yang menumpuk untuk menunggi dibolak-balik sama kita. walaupun saat ini saya kira makin banyak masyarakat yang mengakhiri kesetiaannya dengan pada langganan koran cetak ataupun majalah.
intinya, bijaklah dalam menyikapi banjir bandang informasi internet jika kita tidak mau tenggelam dalam badai informasi tersebut.
sudahlah sekian dulu ocehan pagi ini, idep-idep pemanasan n yang pasti tulisannya acak-acakan karena emang lama gak nulis hehe...

salam dari purwokerto untuk neter sedunia wal akhiroh

30 September, 2007

Antara Google Moon dan Kontroversi pendaratan di Bulan

Hore.... Google Moon baru aja diluncurkan. sebuah fasilitas baru dari google yang menyediakan informasi secara visual tentang planet bulan dan misi pendaratan manusia di bulan. sangat lengkap gambar(foto-foto) yang dimuat di sana. dan semuanya bersumber dari NASA.

Namun saya jadi bertanya dalam hati, apakah ini sebuah kemajuan atau kemunduran(pembohongan kaliber dunia). kita tentu belum lupa dengan kontroversi pendaratan manusia di bulan yang dibuat oleh negara yang katanya "adi kuasa" itu. kontriversi yang sampai sekarang masih cukup hangat untuk dibicarakan. apalagi dengan kemunculan google moon etrsebut, semakin menambah kontroversi lagi deh.

gemana nih dengan pendapat teman-teman mengenai google moon. kalo penasaran, liat aja do http://moon.google.com

Pelajaran dari Pengamen Jalanan

kemaren, seperti biasanya saya menikmati kebiasaan baru. kebiasaan yang memnyenangkan, yaitu berangkat dan pulang ke jogja. perjalanan menggunakan bis Jogja-Purwokerto kelas ekonomi. bis ini adalah bis faforitku karena memamng saya sudah mencoba untuk naik bis yang ber-pendingin, namun memang tidak cocok dengan dengan hawa-nya sehingga membuat saya menjadi sakit. kata orang-orang sih karena saya tidak bakat untuk menjadi orang "penting".
seperti biasa juga dalam bis kadang berjubal dengan para penumpang, yang duduk maupun yang berdiri empet-empetan (berdesak-desakan). hiruk pikuk para penumpang menambah panas suasana yang memamng sumpek dengan berbagai aroma, mulai dari aroma parfum sampae aroma balsem.
tak ketinggalan juga para pengasong dalam bis yang juga ikut "memeriahkan" suasana dalam bis, mereka menawarkan dagangannya salaing bersahutan antara pedagang satu dengan pedagang lainnya. mereka berebut calon pembeli.
yang tidak ketinggalan adalah para pengamen dalam bis. mereka jumlahnya sangat banyak. jika mau menghitung, mulai dari saya naik bis di kalibagor sampai ke jogja bisa sampai 10-15 pengamen. mereka keluar masuk silih berganti, ada pengamen "solo", ada juga pengamen yang "berjamaah" sampai 5 atau 6 orang. begitu beragam lagu-lagu yang mereka nyanyikan, namun karena hari-hari ini adalah nuansa ramadhan maka kebanyakan mereka menyanyikan lagu-lagu rohani.
biasalah.... sebelum maupun sesudah menyanyikan lagu pasti mereka akan menyampaikan pengantar sebagai basa-basi untuk mendapatkan "simpati" dari para penumpang. ada yang terus terang mereka mengaku sebagai pengamen jalanan, namun ada juga yang tidak mau disebut pengamen jalanan. tapi mereka sebut diri mereka sebagai "artis seniman". banyak dari mereka yang menyanyikan lagu-lagu untuk menyindir para penumpang yang intinya penumpang akan malu jika tidak memberi uang pada pengamen tersebut.

Namun kemaren ada pengamen yang berbeda dari biasanya. dari sekian banyak pengamen, dia yang berpenampilan nyentrik dibanding dengan pengamen-pengamen sebelumnya. bagaimana tidak nyentrik. lha wong umurnya sekitar 60-an tahuntapi masih sangat enerjik dan yang tidak ketinggalan adalah di lehernya ada kalung yang ternyata liontonnya adalah sebuah flashdisk. ya.... tidak salah, itu adalah sebuah flashdisk yang tergantung di dadanya. tidak hanya itu kenyentrikannya, yang tidak kalah menariknya adalah ternyata dalam kata pengantarnya dia mengaku sebagai Ketua Paguyuban Pengamen Jogja-Solo. jabatan yang keren bukan??!!!


banyak yang beliau (saya sebut "beliau" karena saya taruh hormat padanya, walau hanya pengamen) sampaikan selama menemani perjalananku. Dengan organisasinya tersebut, dia banyak menyindir para penumpang yang sungguh di luar dugaan saya sebelumnya. Banyak dari kita yang memandang sebelah mata kepada para pengamen. pengamen kita identikkan dengan penagngguran, kumal, urakan, dan banyakn kesan-kesan negatif yang kita tempelkan padanya. memang, ada juga pengamen yang seperti apa yang kita gambarkan tersebut, tapi tidak semuanya. "Pengamen juga manusia", begitu kata yang saya adaptasi dari Seurieus.

Mereka mengamen adalah sebagai media untuk mengekspresikan jiwa seni yang ada pada dirinya. selain juga untuk menyambung hidup. toh yang mereka lakukan bukan hal yang dilarang oleh agama. bagi mereka, lebih baik mengamen daripada mencuri.

pengamen yang ketua organisasi tersebut, mengatakan dan menawarkan kepada para penumpang bahwa mereka (para pengamen) dengan organisasinya telah membantu banyak rakyat yang senasib dengan mereka(maksudnya adalah rakyat miskin). banyak yang sudah mereka berikan, misanya mengadkan sunat massal, mengadakan pembinaan wirausaha, mengadakan kegiatan-kegiatan amal dan lain sebagainya. beliau mneyampaikan bahwa bagi para penumpang yang kebetulan "sangu" nya pas-pasan maka tidak usah memberi uang receh pada pengamen. DAN KALAU MAU MALAH SILAHKAN UNTUK MENGAMBIL UANG RECEHAN YANG SUDAH DIDAPATKAN OLEH PENGAMEN UNTUK TAMBAHAN ONGKOS PERJALANAN. sungguh luarbiasa beliau. beliau telah membuka mata hati saya bahwa tidak semua apa yang kita pikiran tentang pengamen benar.

ternyata masih ada pengamen yang punya hati nurani, masih ada yang dengan segala keterbatasan dan kekurangannya mau memberi bantuan kepada sesama. Mari kita untuk bersikap lebih arif dan bijaksana dalam membuat kesimpulan kepada seseorang atau sekelompok orang. BELUM TENTU KITA YANG LEBIH BAIK DARI MEREKA.

24 September, 2007

"Kemajuan" di Bulan Ramadhan

Luar biasa gegap gempita penyambutan bulan rRamadhan. di sana-sini sibuk mempersiapkan datangnya bulan yang suci. sungguh pemandangan yang indah. Begitu antusiasnya orang-orang berbondong-bondong menuju masjid untuk menjalankan sholat taraweh. Masjid dimana-mana penuh sesak oleh jamaah sholat taraweh. sungguh mengagumkan semangat para warga untuk melaksanakan sholat sunah tersebut secara berjamaah. padahal jika hari selain bulan ramadhan, jamaah masjid dan mushala dapat dihitung dengan jari.
Bulan ramadhan merupakan bulan penuh rahmat. Bulan dimana dibukanya pintu surga dan ditutupnya pintu neraka. namun jika puasa ramadhan sudah berjalan beberapa hari, maka masjid dan mushala mulai menyepi, MAKIN TAMBAH HARI TERJADI KEMAJUAN PADA BARISAN SHAFT SHALAT JAMAAH TARAWEH. Mungkin sudah mulai banyak yang kecapekan, kekenyangan, sibuk mempersiapkan lebaran, dan lain-lain. namun terlepas dari itu semua, Allah SWT tetap melimpahkan rahmatNya kepada siapa saja yang Dia inginkan. sungguh Maha Besar Allah yang telah menciptakan langit dan bumi, yang ampunannya tiada habis untuk umat yang dikehendakinya.
Ya Allah, kuatkanlah jiwa kami, kuatkanlah raga kami, untuk tetap dijalanMu ya Allah. Engkau Maha Pengampun, Engkau Maha Pengasih, Engkau Maha Penyayang. Ampunilah dosa hambaMu ini.
Semoga dibulan ramadhan ini menjadi bulan yang benar-benar berkah untuk kita dan untuk semua umat Islam serta semua umat manusia dan seluruh alam.