01 Mei, 2024

Mengatasi Error Mounting SSD di Ubuntu 22.04

Rasanya lamaaaaa..... banget tidak ngeblog, tetiba kangen pingin posting. Gemana ngga lama coba, kalo lihat di history posting terakhir tahun 2016, berarti delapan tahun yang lalu. 

Beberapa hari ini Ubuntu nggabisa akses data yang dipartisi NTFS Windows. padahal kerjaan ada di sana semua. beberapa minggu sebelumnya pernah ngalamin hal yang sama, tapi tek biarin aja, eh beberapa hari kemudian beres sendiri. Nah yang ini ditunggu-tunggu beberapa hari sampe lebih dari seminggu kok ngga beres, bisa berabe nih kalo ngga segera diberesin. Sudah kadung tresno sama Ubuntu (walaupun masih mendua ke jendela), ya cari2 solusi ke berbagai tempat.

Jadi masalahnya gini, setiap mau akses muncul error seperti gambar di atas. Nah nemu solusi nih, yaitu dengan Edit mount option, sebagaimana gambar di bawah.

 

setelah dicoba, data bisa diakses, namun semua read-only. Wah pusing lagi dong....

Nah selanjutnya cari bantuan ke forum Ubuntu di Telegram, dapatlah beberapa solusi, dan dicoba, alhamdulillah bisa bekerja dengan baik.

Solusinya adalah dengan memanfaatkan ntfsfix dengan perintah 

#sudo ntfsfix -d /dev/nvme0n1p1 

lalu tekan enter.

Namun perintah tidak ditemukan, berarti kan fitur ntfsfix belum tersedia di laptop. maka cari dan install dengan perintah sudo-apt-get install ntfsfix. sayangnya sudah tidak ditemukan.

cari....

cari....

cari....

dapatlah penggantinya yaitu ntfs-3g, langsung coba install pake perintah 

#sudo apt-get install ntfs-3g.

setelah terinstall, kemudian jalankan kembali perintah 

#sudo ntfsfix -d /dev/nvme0n1p1 lalu tekan enter.

Alhamdulillah data bisa kembali diakses dengan lancar.


23 Februari, 2016

Pendidikan Karakter Berbasis Teknologi Informasi

Semester ini saya dapet ngajar kuliah Manajemen Manajemen Sistem Informasi Pendidikan. Mata Kuliah Tersebut ada di Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Kependidikan. Pada awal pertemuan seperti biasa terjadi diskusi antara saya dengan beberapa mahasiswa. diskusi tersebut terkait dengan pendidikan karakter.
Awalnya mahasiswa saya tanya -- lebih tepatnya klarifikasi -- mengenai pendidikan karakter, namun sebelum memahami pendidikan karakter saya tanya mengenai perbedaan pendidikan dan pengajaran. Saya tanya karena memang saya kurang begitu paham akan perbedaan kedua hal tersebut sekaligus klarifikasi.
mereka menjawab dengan sangat singkat dan jelas, Pembelajaran adalah transfer of knowledge, yaitu bagaimana seorang guru mentransfer ilmu pengetahuannya mengenai suatu bidang tertentu. Ilmu pengetahuan tersebut nantinya bermanfaat untuk bertahan hidup.
Sedangkan pendidikan adalah Transfer of value, yaitu guru mentransfer nilai-nilai karakter kepribadian yang baik. Nilai-nilai karakter kepribadian berguna untuk membekali mereka bagaimana menjadi manusia yang baik, manusia yang memiliki budi pekerti yang luhur, manusia yang memanusiakan manusia. Dengan pendidikan, manusia diharapkan memiliki akhlah yang baik terhadap sesama manusia, hewan, tumbuhan, maupun terhadap lingkungan dan alam semesta.
Proses pendidikan dan pembelajaran selalu mengikuti perkembangan jaman, termasuk mengikuti perkembangan teknologi. Dengan kata lain, perkembangan teknologi ikut mempengaruhi proses pendidikan dan pembelajaran. Teknologi Informasi dimanfaatkan oleh dunia pendidikan untuk meningkatkan kualitas proses pendidikan dan pengajaran. Karena diyakini teknologi memiliki banyak keunggulan.
Kembali ke masalah pendidikan, terdapat 18 karakter yang ditanamkan kepada para siswa. Banyak banget ya, dan ke-18 karakter tersebut adalah karakter mulia semua. sungguh jika karakter tersebut bisa diresapi dan dilaksanakan oleh setiap siswa, maka Indonesia akan menjadi negara yang sangat beradab.
Pendidikan berbasis teknologi informasi bukan lagi menjadi pilihan, namun menjadi kebutuhan bagi hampir setiap lembaga pendidikan. lembaga pendidikan dan pemerintah berlomba mengimplementasikan pendidikan berbasis teknologi, terutama secara manajemen administrasi maupun proses pendidikan dan pembelajaran itu sendiri. Saya jadi timbul pertanyaan, apakah bisa, semua nilai karakter ditanamkan melalui pendidikan berbasis teknologi informasi?
hipotesis saya, ada beberapa nilai karakter yang dapat ditanamkan melalui pendidikan berbasis teknologi informasi, namun ada beberapa pula nilai karakter yang tidak dapat -- atau bahkan sepenuhnya tidak dapat-- ditanamkan melalui pendidikan berbasis teknologi informasi.
pertanyaan lanjutannya adalah nilai karakter yang mana yang masuk ke dalam masing-masing kategori tersebut.
Inilah yang menjadi pertanyaan yang menggelayut di benak saya, yang kemudian tergelitik untuk menulis artikel ini. mungkin tulisan ini bisa menjadi titik awal diskusi mengenai pertanyaan-pertanyaan tersebut.

08 November, 2015

Bingung antara sites-enabled dan sites-available

Di akhir tahun ini banyak kerjaan yang numpuk yang segera harus diselesaikan. salah satunya adalah membuat sub domain fakultas beserta isinya. Tiba saat bikin sub domain fakultas, dibuatlah setup sub domain melalui sites-available dan sites-enabled. Nah giliran diaktifkan dengan perintah a2ensite, lha kok tidak mau di enable. gemana nih. masalah ini sampai berminggu-minggu tidak terjawab. intine bingung dab.
pesan error yang muncul adalah "the site is not properly enabled: /etc/apache2/sites-enabled/thewebsite.com is a real file, not touching it." lha pesan error bahasa kromo inggil maning, ya tambah muzmet lah.
trus googling sampe mripat kriting karena dikejar deadline, akhirnya nemu juga jamu nya di https://forum.linode.com/viewtopic.php?t=7873%3E

masalahnya karena saya membuat file konfigurasi sub domain yang sama persis di folder sites-available dan sites-enabled. seharusnya cukup buat di folder sites-available saja. karena di folder sites-enabled berfungsi sebagai mirror kalo menurut bahasa saya. jadi ada "file" yang sama persis di kedua folder tersebut. dimana file yang ada di folder sites-enabled merupakan hasil "touching" dari file yang ada di sites-available. seperti itu dugaan saya seperti dijelaskan dalam jamu di forum linode.

mari kita lanjutkan perjuangan...

21 Agustus, 2015

Pelatihan Pembuatan Website Untuk Pondok Pesantren

Bertempat di Pondok Pesantren Fatkhul Muin, kegiatan pelatihan pembuatan dan pengelolaan website dilaksanakan. Kegiatan ini diikuti oleh peserta dari berberapa pondok pesantren di wilayah Purwokerto dan sekitarnya. Peserta sangat antusias mengikuti jalannya pelatihan, hal ini dibuktikan dengan tidak ada satupun peserta yang absen hingga akhir acara.

Pelatihan pembuatan website untuk pondok pesantren merupakan kegiatan hasil kerjasama LPPM IAIN Purwokerto dengan pondok pesantren mitra. Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerjasama antara IAIN Purwokerto dengan beberapa lembaga mitra.

28 Mei, 2014

Guru Gaul Masa Kini

Bertempat di MI Ma'arif Teluk Purwokerto Selatan, Guru-guru mendapatkan pelatihan Teknologi Informasi untuk Membuat personal website. Pelatihan ini mengajak semua guru di madrasah tersebut untuk melek teknologi. Anak-anak jaman sekarang sudah sangat familiar dengan teknologi. Jika dulu anak bermain di sungai, layang-layang di Sawah dan permainan tradisional lain, saat ini juga bermain layang-layang, tapi layang-layang di gadget. Bermain di sawah, tapi sawah virtual dengan main game pak tani di internet. dan masih banyak lagi aktifitas lain yang serba online.
Sebagai guru tentu harus mengikuti perkembangan jaman. Jangan sampai kalah dengan siswa.